Kemarin baru pulang dari siaran langsung pembukaan MTQ tingkat propinsi Riau di siak.
Udah lama banget rasanya tidak berkunjung ke siak, sejak musim lebaran tahun lalu (itu pun gak nginap di sana), gak da lagi kesempatan tuk mengunjungi siak. Padahal aq punya banyak kenangan di Siak....jadi ingat masa-masa KKn di sana. Kenangan di desa bunga raya, lumbung padinya siak. ingat ma kawan2 seperjuangan di sana, ada lia, evi, reni, dll....
duh byk bgt yang tak terlupakan.
Pas ikutan siaran langsng di sana sebenarnya punya nit tuk ngunjungi desa bunga raya sambil bernostalgia masa2 KKn dulu, tapi bener2 gak sempet tuk jalan2 ke sana- kemari cos nyampe di sana udh siang, sore dah ikutan ngeset2 alat tuk siaran langsung en malam jam 19.30 siaran langsung di mulai....jam 24.00 kita pun langsung pulang ke PKU.
kpan lagi yahhh ke sana...biar ngunjungi desa bunga raya...:D:D
pernah dengar kata after hours gak???
hmm after hour memiliki arti waktu setelah jam kerja...
bagi kmu-kamu yang ada di lingkungan kartor yang kerjanya sesuai dengan jam-jam kantor yakni antara jam 8-16.oo wib biasanya apasih yang kmu lakukan..? apa langsung pulang kerumah ato nongkrong2 dulu di kantor, ngobrol2 ma temen2 kantor dll.......
bersama Anol, Teti, Erna, Cutra Aku en Bg rizal (g keliatan cos yg jd fotografer hehehhe)
di bazar ramadhan depan Mesjid Raya Medan
rencana kepengen nge-print skripsi yg udh di edit malam tadi selepas pulang dari siaran langsung jam 11 malam.......huaaaaaaaaaaaahhh....ngantuk banget emang...
tapi karena dah janji ma pak belly ..pembimbing skripsi ku untuk ketemu jam 09 pagi ini ..yahh terpaksa juga bangun pagi, berangkat jam 06.30 dengan srie sekalian ngantar ryan ke sekolah.
Di jalan Ryan ngajuin pertanyaan ke aku....
perjalanan kemana yang menurut kk paling melelahkan? tanya nya
hmmm aku coba tuk mengingat-ingat................
Mungkin perjalanan di bulan september 2005 merupakan perjalanan yang memang melelahkan bagi ku.
saat itu, aq dan teman-teman anak komunikasi 02 Unri berangkat ke medan untuk magang di sebuah surat kabar di sana..yahhh harian WASPADA. (tempat aq mengetahui byk hal mengenai dunia kewartawanan dan segala pernak-perniknya..but skrng lagi gak cerita ttg pengalaman saat magang di sana, mungkin lain waktu ..:D )
Balik ke perjalanan yang paling melelahkan.....
berangkat dari pku ke medan seperti biasa pukul 19.00 wib...
kami (aku dan teman-teman ku) memutuskan untuk menggunakan bus rapi karena dari pengalaman sebelumnya, bus RAPI tidak begitu ngebut-ngebutan di perjalanan, beda dengan bus MAKMUR yang sering kunaiki sebelumnya.
Pada awal perjalanan biasa-biasa saja...tidak ada hambatan yang berarti...aq sudah memperkirakan kalau berangkat pukul 19.00 wib maka akan sampai di Medan sekitar pukul 07.00 atau pukul 08.00 pagi. Rencananya sampai di Medan istirahat sebentar..truss siangnya langsung ke Waspada untuk mengurus segala sesuatu buat magang di sana.
Ternyata apa yang di rencanakan tak sesuai dengan apa yang terjadi, begitu masuk ke wilayah Sumatra Utara, hari masih subuh..kemacetan terjadi....banyak kendaraan khususnya bus-bus besar yang tidak kehabisan BBM, tak terkecuali bus yang kami tumpangi.
Sebelum BBM benar-benar habis...sopir bus berkeliling mencari-cari tempat tuk mengisi BBM, karena memang hari sebelumnya pemerintah telah mengumumkan adanya rencana kenaikan BBM sehingga banyak masyarakat yang menimbun BBM agar dpt di jual pada hari saat harga BBM telah naik sehingga keuntungan yang di dapat berlipat-lipat..menyebalkan memang...
Beberapa kali bus-bus besar dan bus yang kami tumpangi berhenti di tengah jalan untuk bertanya-tanya ke penduduk di mana bisa mengisi BBM karena tempat-tempat pengisian BBM kosong, tidak punya stok BBM karena sehari sebelumnya byk orang-orang yang menimbun BBM.
huuuuhhhhhh...begitu beratnya perjalanan, kadangkala kmi hanya menunggu di bus atau kadang di rumah makan, sementara sang supir berkeliling2 dulu mencari2 dimana tempat mengisi BBM terdekat.
hari sudah semakin siang, namun tempat pengisian BBM tak juga ditemukan. Banyak penumpang bus yang aq tumpangin dan juga penumpang bus lainnya terlihat emosi dengan keadaan, tapi karena yang bernasib seperti itu tidak hanya Bus yang kami tumpangi tetapi masih ada juga puluhan bus lainnya yang juga bernasib sama...akhirnya byk yg menahan emosinya dan mencoba tuk bersabar..
yahh klo mo marah..mang mo marah ama sapa?? mo nyalain sapa juga gak tau, pemerintah, atau dengan masyarakat yang hobby banget menimbun-nimbun BBM di saat harga nya di rencanakan naik.
Setelah keliling 2 beberapa jam akhirnya dpt juga SPBU yang bersedia menjual BBM nya. Kmi semua lega..banyak bus-bus lain yang juga mengisi BBM di sana, namun banyak juga yang tidak kebagian.....syukurlahh bus yang aq tumpangi mendapat BBM yang cukup hingga sampai ke tempat tujuan.
Hari telah sore, jam yang ada di terminal bus RAPI di jln sisinga magaraja MEdan telah menunjukkan pukul 17.00......hmmm berarti lebih dari 20 jam kmi berada di perjalanan.
Diterminal, Pak Tinambunan (Dosen pembimbing ku) sudah menunggu, kami (aq, putri, teti, septi and the geng serta agus) segera menceritakan kepada beliau mengenai apa yg telah terjadi selama di perjalanan. Dia maklum, menurutnya dia sudah bolak-balik menanyakan kepada pihak armada BUs kpn bus yang kmi tumpangi akan tiba. yahhh...kmi semua minta maaf atas kejadian tersebut.
Setelah itu pak tinambunan pun memutuskan untuk berangkat ke WASPADA esok hari, karena hari telah sore.kmi pun setuju. Oom ku menelpon segera menjemput kami di terminal...karena dari tadi dia juga bolak-balik menjemputku keterminal...
hmmm setelah menunggu beberapa saat akhirnya bg andre, anak Oom yang nomor 2 menjemput kami. Aku, putri, teti dan agus berangkat ke rumah Oom untuk tinggal sementara disana sekitar 1 minggu sebelum mencari tempat kos2an.
akhirnya perjalanan yang melelahkan itu pun terlewati..:D:D:D:D
tapi karena dah janji ma pak belly ..pembimbing skripsi ku untuk ketemu jam 09 pagi ini ..yahh terpaksa juga bangun pagi, berangkat jam 06.30 dengan srie sekalian ngantar ryan ke sekolah.
Di jalan Ryan ngajuin pertanyaan ke aku....
perjalanan kemana yang menurut kk paling melelahkan? tanya nya
hmmm aku coba tuk mengingat-ingat................
Mungkin perjalanan di bulan september 2005 merupakan perjalanan yang memang melelahkan bagi ku.
saat itu, aq dan teman-teman anak komunikasi 02 Unri berangkat ke medan untuk magang di sebuah surat kabar di sana..yahhh harian WASPADA. (tempat aq mengetahui byk hal mengenai dunia kewartawanan dan segala pernak-perniknya..but skrng lagi gak cerita ttg pengalaman saat magang di sana, mungkin lain waktu ..:D )
Balik ke perjalanan yang paling melelahkan.....
berangkat dari pku ke medan seperti biasa pukul 19.00 wib...
kami (aku dan teman-teman ku) memutuskan untuk menggunakan bus rapi karena dari pengalaman sebelumnya, bus RAPI tidak begitu ngebut-ngebutan di perjalanan, beda dengan bus MAKMUR yang sering kunaiki sebelumnya.
Pada awal perjalanan biasa-biasa saja...tidak ada hambatan yang berarti...aq sudah memperkirakan kalau berangkat pukul 19.00 wib maka akan sampai di Medan sekitar pukul 07.00 atau pukul 08.00 pagi. Rencananya sampai di Medan istirahat sebentar..truss siangnya langsung ke Waspada untuk mengurus segala sesuatu buat magang di sana.
Ternyata apa yang di rencanakan tak sesuai dengan apa yang terjadi, begitu masuk ke wilayah Sumatra Utara, hari masih subuh..kemacetan terjadi....banyak kendaraan khususnya bus-bus besar yang tidak kehabisan BBM, tak terkecuali bus yang kami tumpangi.
Sebelum BBM benar-benar habis...sopir bus berkeliling mencari-cari tempat tuk mengisi BBM, karena memang hari sebelumnya pemerintah telah mengumumkan adanya rencana kenaikan BBM sehingga banyak masyarakat yang menimbun BBM agar dpt di jual pada hari saat harga BBM telah naik sehingga keuntungan yang di dapat berlipat-lipat..menyebalkan memang...
Beberapa kali bus-bus besar dan bus yang kami tumpangi berhenti di tengah jalan untuk bertanya-tanya ke penduduk di mana bisa mengisi BBM karena tempat-tempat pengisian BBM kosong, tidak punya stok BBM karena sehari sebelumnya byk orang-orang yang menimbun BBM.
huuuuhhhhhh...begitu beratnya perjalanan, kadangkala kmi hanya menunggu di bus atau kadang di rumah makan, sementara sang supir berkeliling2 dulu mencari2 dimana tempat mengisi BBM terdekat.
hari sudah semakin siang, namun tempat pengisian BBM tak juga ditemukan. Banyak penumpang bus yang aq tumpangin dan juga penumpang bus lainnya terlihat emosi dengan keadaan, tapi karena yang bernasib seperti itu tidak hanya Bus yang kami tumpangi tetapi masih ada juga puluhan bus lainnya yang juga bernasib sama...akhirnya byk yg menahan emosinya dan mencoba tuk bersabar..
yahh klo mo marah..mang mo marah ama sapa?? mo nyalain sapa juga gak tau, pemerintah, atau dengan masyarakat yang hobby banget menimbun-nimbun BBM di saat harga nya di rencanakan naik.
Setelah keliling 2 beberapa jam akhirnya dpt juga SPBU yang bersedia menjual BBM nya. Kmi semua lega..banyak bus-bus lain yang juga mengisi BBM di sana, namun banyak juga yang tidak kebagian.....syukurlahh bus yang aq tumpangi mendapat BBM yang cukup hingga sampai ke tempat tujuan.
Hari telah sore, jam yang ada di terminal bus RAPI di jln sisinga magaraja MEdan telah menunjukkan pukul 17.00......hmmm berarti lebih dari 20 jam kmi berada di perjalanan.
Diterminal, Pak Tinambunan (Dosen pembimbing ku) sudah menunggu, kami (aq, putri, teti, septi and the geng serta agus) segera menceritakan kepada beliau mengenai apa yg telah terjadi selama di perjalanan. Dia maklum, menurutnya dia sudah bolak-balik menanyakan kepada pihak armada BUs kpn bus yang kmi tumpangi akan tiba. yahhh...kmi semua minta maaf atas kejadian tersebut.
Setelah itu pak tinambunan pun memutuskan untuk berangkat ke WASPADA esok hari, karena hari telah sore.kmi pun setuju. Oom ku menelpon segera menjemput kami di terminal...karena dari tadi dia juga bolak-balik menjemputku keterminal...
hmmm setelah menunggu beberapa saat akhirnya bg andre, anak Oom yang nomor 2 menjemput kami. Aku, putri, teti dan agus berangkat ke rumah Oom untuk tinggal sementara disana sekitar 1 minggu sebelum mencari tempat kos2an.
akhirnya perjalanan yang melelahkan itu pun terlewati..:D:D:D:D
SUNGAI DUKU, Pelabuhan ini tidak ubahnya seperti pelabuhan-pelabuhan kecil lainnya tempat bersandarnya boat-boat kecil untuk menjelajahi pulau-pulau di provinsi Riau. Munkin banyak yang tidak menyangka pelabuhan kecil itu merupakan salah satu pintu gerbang menuju malaysia untuk wilayah Riau selain Dumai dan Bengkalis. Dari pelabuhan sungai tersebut, telah lama dibuka rute ferry ke Malaka-Malaysia.
Pagi itu panas mulai terasa menyengat, padahal hari masih menunjukkan pukul 08.30 wib. Aku baru saja sampai di sana diantar oleh dody yang memang sekalian ingin berangkat kerja. Pelabuhan sungai terlihat biasa saja, tidak begitu ramai dengan calon penumpang mungkin karena memang hari ini bukan saat-saat liburan sekolah.
Sambil menunggu jadwal keberangkatanku menuju selat panjang aq duduk di ruang tunggu bersama dody, yahh memang hari ini cuti pertama yang kuambil sejak 2 tahun sudah aku bekerja. Dah lama sebenarnya ingin mengambil cuti panjang melepaskan penat kerjaan yang memang harus di lalui. Tiket seharga 120 ribu rupiah ku pegang-pegang. HArga yang sama untuk pergi ke Sumatra Utara. Menurutku memang harga tiket melalui jalur laut memang terasa lebih mahal. Jika tiket ke Medan menggunakan bus yang menghabiskan waktu semalaman seharga 12o ribu rupiah, maka untuk ke selatpanjang ini yang hanya menghabiskan waktu 4 jam juga seharga 12o ribu rupiah.
Tak lama menunggu, ferry yang akan membawaku menuju selat panjang pun datang. Aku bersyukur budaya jam karet tidak dipakai dalam perjalanan ku kali ini jadi aku tak perlu menunggu lama untuk melakukan perjalanan ku ini. Saat hendak berangkat terjadi sedikit keributan seorang ibu tidak mau barangnya di bawa poker padahal barang tersebut akan di masukan ke dalam bagasi ferry dan telah di beri label pertanda barang itu masuk dalam bagasi.
para poker tersebut agak tersinggung mungkin karena ibu itu tidak ingin barangnya dibawa oleh mereka. Mereka merasa tidak dipercaya namun sebenarnya tidak jadi mslsh juga sihh cos ibu itu mengangkat barang tersebut hingga ke sisi kapal dan yakin bahwa barangnya tidak akan hilang.
Aku kebetulan duduk di samping ibu tersebut. menurutnya Ibu tersebut pengalaman di pelabuhan dumai membuatnya berlaku seperti itu. Dulu ia pernah mengadakan perjalanan melalui pelabuhan Dumai menurutnya banyak sekali poker2 liar yang membawa barang-barang penumpang dan rupanya barang tersebut raib entah kemana.
Aku tersenyum mendengarnya. Pengalaman memang mengajarkan banyak hal, tak mudah berlaku disiplin, jika kita hendak disiplin malah orang lain berlaku tidak disiplin tapi ketika mungkin orang tersebut memang benar-benar mengikuti peraturan kita tidak begitu saja percaya karena masih ingat pengalaman yang dulu membuat kita sempat dirugikan. Aku mengatakan pada ibu tersebut kalau foker yang tadi memang foker resmi, kerena memang pelabuhan sungai duku ini sudah bukan lagi pelabuhan lokal saja namun juga menjadi pelabuhan internasonal sejak di bukanya rute ke malaka baeberapa tahun yang lalu dan pemerintah memang banyak melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik demi kenyamanan pengunjung dan penumpang anggutan laut yang berlabuh di sana.
Tepat jam 09.00 Wib kapal pun berangkat, aku sempat berpesan pada dody untuk menyerahkan surat cuti yangmemang belum sempat ku berikan ke pada manager program. Aku baru hanya mengatakanya secara lisan. Dodi menyanggupi dan berpesan banyak hal juga pada ku. Perjalanan ke selat panjang rupanya harus di tempuh dengan angkutan yang saling sambung menyambung. setelah satu jam lebih ferry berjalan melalui sungai, akhirnya ferry pun menepi di daerah perawang dan semua penumpang pun pindah ke Bus yang telah di sediakan.
Pagi itu panas mulai terasa menyengat, padahal hari masih menunjukkan pukul 08.30 wib. Aku baru saja sampai di sana diantar oleh dody yang memang sekalian ingin berangkat kerja. Pelabuhan sungai terlihat biasa saja, tidak begitu ramai dengan calon penumpang mungkin karena memang hari ini bukan saat-saat liburan sekolah.
Sambil menunggu jadwal keberangkatanku menuju selat panjang aq duduk di ruang tunggu bersama dody, yahh memang hari ini cuti pertama yang kuambil sejak 2 tahun sudah aku bekerja. Dah lama sebenarnya ingin mengambil cuti panjang melepaskan penat kerjaan yang memang harus di lalui. Tiket seharga 120 ribu rupiah ku pegang-pegang. HArga yang sama untuk pergi ke Sumatra Utara. Menurutku memang harga tiket melalui jalur laut memang terasa lebih mahal. Jika tiket ke Medan menggunakan bus yang menghabiskan waktu semalaman seharga 12o ribu rupiah, maka untuk ke selatpanjang ini yang hanya menghabiskan waktu 4 jam juga seharga 12o ribu rupiah.
Tak lama menunggu, ferry yang akan membawaku menuju selat panjang pun datang. Aku bersyukur budaya jam karet tidak dipakai dalam perjalanan ku kali ini jadi aku tak perlu menunggu lama untuk melakukan perjalanan ku ini. Saat hendak berangkat terjadi sedikit keributan seorang ibu tidak mau barangnya di bawa poker padahal barang tersebut akan di masukan ke dalam bagasi ferry dan telah di beri label pertanda barang itu masuk dalam bagasi.
para poker tersebut agak tersinggung mungkin karena ibu itu tidak ingin barangnya dibawa oleh mereka. Mereka merasa tidak dipercaya namun sebenarnya tidak jadi mslsh juga sihh cos ibu itu mengangkat barang tersebut hingga ke sisi kapal dan yakin bahwa barangnya tidak akan hilang.
Aku kebetulan duduk di samping ibu tersebut. menurutnya Ibu tersebut pengalaman di pelabuhan dumai membuatnya berlaku seperti itu. Dulu ia pernah mengadakan perjalanan melalui pelabuhan Dumai menurutnya banyak sekali poker2 liar yang membawa barang-barang penumpang dan rupanya barang tersebut raib entah kemana.
Aku tersenyum mendengarnya. Pengalaman memang mengajarkan banyak hal, tak mudah berlaku disiplin, jika kita hendak disiplin malah orang lain berlaku tidak disiplin tapi ketika mungkin orang tersebut memang benar-benar mengikuti peraturan kita tidak begitu saja percaya karena masih ingat pengalaman yang dulu membuat kita sempat dirugikan. Aku mengatakan pada ibu tersebut kalau foker yang tadi memang foker resmi, kerena memang pelabuhan sungai duku ini sudah bukan lagi pelabuhan lokal saja namun juga menjadi pelabuhan internasonal sejak di bukanya rute ke malaka baeberapa tahun yang lalu dan pemerintah memang banyak melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik demi kenyamanan pengunjung dan penumpang anggutan laut yang berlabuh di sana.
Tepat jam 09.00 Wib kapal pun berangkat, aku sempat berpesan pada dody untuk menyerahkan surat cuti yangmemang belum sempat ku berikan ke pada manager program. Aku baru hanya mengatakanya secara lisan. Dodi menyanggupi dan berpesan banyak hal juga pada ku. Perjalanan ke selat panjang rupanya harus di tempuh dengan angkutan yang saling sambung menyambung. setelah satu jam lebih ferry berjalan melalui sungai, akhirnya ferry pun menepi di daerah perawang dan semua penumpang pun pindah ke Bus yang telah di sediakan.
Pas lagi dengerin radio mustang fm di kantor tau -tau diputerin lagu Nsync, this i promise you...
duhh lagu ini jadi ngingetin aku ma arlyn atau yang sering memintaku memanggilnya dengan nama syafiqah... (hmm apa kabar dia sekarang yahhh..??)
Anak Philipina yang satu ini memang suka banget ma lagu nsync ini. Dia bilang lagu ini lagu kenangan dia en cowoknya. Aku jadi kembali ingat saat-saat dia curhat mengenai si cowok dan saat dia berani ambil keputusan tuk pindah agama menjadi muslim, memakai jilbab en ganti nama jadi syafiqah.....hmmm terkadang klo melihat arlyn aku jd malu sendiri, cos aku sendiri yang muslim belum menunaikan kewajiban tuk memakai jilbab. (suatu waktu mungkin...)
Duhhh jadi kangen banget ma semua orng di sana....
kak irene, warren tay, kak midah, diana, ayu, arlyn aka syafiqah dll
duhh kpn lagi kita jln2, maen bolling, en mkn pizza sama-sama lagi....
huhhhhhhhhhhh...miss that time so muchhhhhh....
duhh lagu ini jadi ngingetin aku ma arlyn atau yang sering memintaku memanggilnya dengan nama syafiqah... (hmm apa kabar dia sekarang yahhh..??)
Anak Philipina yang satu ini memang suka banget ma lagu nsync ini. Dia bilang lagu ini lagu kenangan dia en cowoknya. Aku jadi kembali ingat saat-saat dia curhat mengenai si cowok dan saat dia berani ambil keputusan tuk pindah agama menjadi muslim, memakai jilbab en ganti nama jadi syafiqah.....hmmm terkadang klo melihat arlyn aku jd malu sendiri, cos aku sendiri yang muslim belum menunaikan kewajiban tuk memakai jilbab. (suatu waktu mungkin...)
Duhhh jadi kangen banget ma semua orng di sana....
kak irene, warren tay, kak midah, diana, ayu, arlyn aka syafiqah dll
duhh kpn lagi kita jln2, maen bolling, en mkn pizza sama-sama lagi....
huhhhhhhhhhhh...miss that time so muchhhhhh....
nihhh..gaya zaman dulu pas menghadiri pernikahan alumni Bahana MahasiswaKakanda Syahrul Tombang dan Rahmi Kusna
Pernah ngalamin gak yang namanya kondangan dadakan..??
duhhh klo ingat hal itu malu banget dehh rasanya...
hari sabtu lalu ada undangan dari boss tuk menghadiri pesta pernikahan adik beliau.
Biasanya klo ada undangan pernikahan atau apapun, aq pergi bersama orang-orang kantor untuk menghadiri undangan tersebut.
Namun entah mengapa, saat itu orang-orang bag studio pada males. Banyak alesan lah, sibuk lah, udh pada makan lah (emang menghadiri kondangan cuma cari makan..hehehheheh) dan lain-lain...akhirnya aq pun juga tidak ikutan truss larut dalam kerjaan.
Tepat pukul empat, aq pun di jemput ma dodi tuk pulang, cuma kami sepakat klo malamminggu kali ini di habiskan dengan mengunjungi rumah saudaranya yg ada di kulim
saat di perjalanan, kami melewati tempat pesta adik boss aq tersebut.
Pas lewat di depan rumahnya, ehh tau-taunya si boss tegak dan tersenyum...ya udahh km jdinya berhenti parkir honda en salaman ma beliau, truss masuk ke area perta tersebut...padahal saat itu gak ada persiapan, cuma pake kaos oblong ma celana jeans...huhuhuhu malu banget..mana gak bawa kado lagi......(jadi ingat zaman-zaman di bahana mahasiswa dulu, klo pergi ke kondangan alumni cuma pake kaos ma jeans doang....heheheh)
setelah basa-basi ma si Boos kita pun masuk,duduk, makan buah bentar truss langsung deh nyalamin mempelai. truss buru-buru pulang...abiss malu banget ma pakaian kyk gitu...namanya juga dadakan ya gitu dehh...:D:D
duhhh klo ingat hal itu malu banget dehh rasanya...
hari sabtu lalu ada undangan dari boss tuk menghadiri pesta pernikahan adik beliau.
Biasanya klo ada undangan pernikahan atau apapun, aq pergi bersama orang-orang kantor untuk menghadiri undangan tersebut.
Namun entah mengapa, saat itu orang-orang bag studio pada males. Banyak alesan lah, sibuk lah, udh pada makan lah (emang menghadiri kondangan cuma cari makan..hehehheheh) dan lain-lain...akhirnya aq pun juga tidak ikutan truss larut dalam kerjaan.
Tepat pukul empat, aq pun di jemput ma dodi tuk pulang, cuma kami sepakat klo malamminggu kali ini di habiskan dengan mengunjungi rumah saudaranya yg ada di kulim
saat di perjalanan, kami melewati tempat pesta adik boss aq tersebut.
Pas lewat di depan rumahnya, ehh tau-taunya si boss tegak dan tersenyum...ya udahh km jdinya berhenti parkir honda en salaman ma beliau, truss masuk ke area perta tersebut...padahal saat itu gak ada persiapan, cuma pake kaos oblong ma celana jeans...huhuhuhu malu banget..mana gak bawa kado lagi......(jadi ingat zaman-zaman di bahana mahasiswa dulu, klo pergi ke kondangan alumni cuma pake kaos ma jeans doang....heheheh)
setelah basa-basi ma si Boos kita pun masuk,duduk, makan buah bentar truss langsung deh nyalamin mempelai. truss buru-buru pulang...abiss malu banget ma pakaian kyk gitu...namanya juga dadakan ya gitu dehh...:D:D
Suasana idul fitri masih terasa, namun aq sudah mulai aktivitas kerja yang sekarang-sekarang ini terasa begitu menjemukan. walaupun bekerja tidak se intens yang biasa dilakukan, tetapi tetap saja malas untuk datang ke kantor dan melihat kerjaan yang seakan-akan menjerit-jerit minta diselesaikan. Karena sudah membayangkan hal tersebut.. akhirnya keinginan untuk bolos kerja hari sebelumnya aq lakukan juga.
Dari rumah tetap seperti biasa, jam 9 pagi berangkat..tapi tujuan bukan ke kantor, aq dan dodi sepakat pergi ke luar kota untuk menikmati suasana lebaran tahun ini. hmm padahal sebenarnya masih banyak rumah-rumah family dan kawan-kawan yang belum di datangi untuk tetap menjalin tali silaturrahmi, namun yahhh karena korban teknologi, ucapan idulfitri dan silaturrahmi seakan telah di penuhi hanya lewat sms dan telp saja..... .Dalam hati terbersit perasaan bersalah karena tidak mengunjungi teman-teman yang biasanya ku kunjungi. Padahal kalo di telp, alasannya pasti gini.." duh lom bisa kesana nih.. abis langsung masuk kerja, truss klo malam ujan mulu...sorry bgt yahhh..". Sekarang malah bolos kerja dalam hati buat pembelaan lagi ... "ntar deh kerumah teman-teman, cos lagi pengen banget ke luar kota nih...hehheheheh)
Sebelum dalam memulai perjalanan....seperti biasa...segala sesuatu kami siapkan..mulai dari mengisi minyak penuh2, sampai membeli kaca spion, takut ada razia mendadak nih...cos asal tau aja polisi pekanbaru skarang pada rese'. spion mesti yang standar..gak boleh yg kecil...so terpaksa beli lagi dehh pdhl pas beli motor dulunya spion yang gedenya ampe kyk tanduk rusa itu langsung di buang truss diganti ma spion kecil..ehh mlh skrng spion kecil terpaksa di buang (eh enggak ding...di simpan) truss spion yang besar terpaksa dibeli lagi...huuuhhh..sial..sial..sial....
perjalanan kmi dari rumah ke siak memakan waktu kira-kira 4 jam...abis kelamaan nunggu feri di perawang nih.... untung pas disana feri nya lom istirahat siang..klo pas istirahat mesti nunggu lama tuhh...
jam 1 lewat dikit kami nyampe di siak, sholat dulu di sebuah mesjid..truss baru ngelanjutin perjalanan...liat-liat jembatan baru itu..hehehehehe...
ternyata byk orang yg berkunjung ke siak khusus untuk melihat jembatan yang kini menjadi ciri khas kota siak selai istana siak tentunya.
setelah berhenti sebentar di tengah2 jembatan..liat2 kiri kanan truss langsung menuju tempat mkn yang ada di turap pinggir sungai siak....wahh para pengunjung malh keliatan byk disini..
Turap disini memang di kelola baik oleh pemda kyknya. disepanjang turap ditanami rumput-rumput hijau yang memperindah suasana pinggir sungai..
banyak dari para pengunjung membawa rombongan keluarga mereka, menggelar tikar truss makan bekalan yang telah dipersiapkan dari rumah..duh jd kepengen juga tapi aq tadi gak sempat masak dulu di rumah, terpaksa makan pecel ayam yang di jual di pinggir suangai ini......:(
Setelah puas makan en nikmatin pemandangan sungai siak dengan latar jembatan siak, kami pun pergi ke istana siak. Ini nih keinginan dodi sebenarnya, katanya sejak dulu nggak pernah liat istana siak, maklum lah dodi lahir dan besar bukan disini.. ya udh ku temenin dehh sekalian aq dah lama tidak berkunjung kesini apalagi sejak diadakan pemugaran istana pada tahun 2005 lalu. ternyata tidak ada yang begitu berubah, cuma bangunan di belakang istana tampak baru di buat, gunanya untuk apa? ntah lah...aq pun tak tahu.....hehehehehhe
Dari rumah tetap seperti biasa, jam 9 pagi berangkat..tapi tujuan bukan ke kantor, aq dan dodi sepakat pergi ke luar kota untuk menikmati suasana lebaran tahun ini. hmm padahal sebenarnya masih banyak rumah-rumah family dan kawan-kawan yang belum di datangi untuk tetap menjalin tali silaturrahmi, namun yahhh karena korban teknologi, ucapan idulfitri dan silaturrahmi seakan telah di penuhi hanya lewat sms dan telp saja..... .Dalam hati terbersit perasaan bersalah karena tidak mengunjungi teman-teman yang biasanya ku kunjungi. Padahal kalo di telp, alasannya pasti gini.." duh lom bisa kesana nih.. abis langsung masuk kerja, truss klo malam ujan mulu...sorry bgt yahhh..". Sekarang malah bolos kerja dalam hati buat pembelaan lagi ... "ntar deh kerumah teman-teman, cos lagi pengen banget ke luar kota nih...hehheheheh)
Sebelum dalam memulai perjalanan....seperti biasa...segala sesuatu kami siapkan..mulai dari mengisi minyak penuh2, sampai membeli kaca spion, takut ada razia mendadak nih...cos asal tau aja polisi pekanbaru skarang pada rese'. spion mesti yang standar..gak boleh yg kecil...so terpaksa beli lagi dehh pdhl pas beli motor dulunya spion yang gedenya ampe kyk tanduk rusa itu langsung di buang truss diganti ma spion kecil..ehh mlh skrng spion kecil terpaksa di buang (eh enggak ding...di simpan) truss spion yang besar terpaksa dibeli lagi...huuuhhh..sial..sial..sial....
perjalanan kmi dari rumah ke siak memakan waktu kira-kira 4 jam...abis kelamaan nunggu feri di perawang nih.... untung pas disana feri nya lom istirahat siang..klo pas istirahat mesti nunggu lama tuhh...
jam 1 lewat dikit kami nyampe di siak, sholat dulu di sebuah mesjid..truss baru ngelanjutin perjalanan...liat-liat jembatan baru itu..hehehehehe...
ternyata byk orang yg berkunjung ke siak khusus untuk melihat jembatan yang kini menjadi ciri khas kota siak selai istana siak tentunya.
setelah berhenti sebentar di tengah2 jembatan..liat2 kiri kanan truss langsung menuju tempat mkn yang ada di turap pinggir sungai siak....wahh para pengunjung malh keliatan byk disini..
Turap disini memang di kelola baik oleh pemda kyknya. disepanjang turap ditanami rumput-rumput hijau yang memperindah suasana pinggir sungai..
banyak dari para pengunjung membawa rombongan keluarga mereka, menggelar tikar truss makan bekalan yang telah dipersiapkan dari rumah..duh jd kepengen juga tapi aq tadi gak sempat masak dulu di rumah, terpaksa makan pecel ayam yang di jual di pinggir suangai ini......:(
Setelah puas makan en nikmatin pemandangan sungai siak dengan latar jembatan siak, kami pun pergi ke istana siak. Ini nih keinginan dodi sebenarnya, katanya sejak dulu nggak pernah liat istana siak, maklum lah dodi lahir dan besar bukan disini.. ya udh ku temenin dehh sekalian aq dah lama tidak berkunjung kesini apalagi sejak diadakan pemugaran istana pada tahun 2005 lalu. ternyata tidak ada yang begitu berubah, cuma bangunan di belakang istana tampak baru di buat, gunanya untuk apa? ntah lah...aq pun tak tahu.....hehehehehhe
"ndak apa2 nih, sholat dekat kuburan?" celetuk adik ku yang masih kecil saat kami baru saja sampai ke komplek Mesjid Raya tuk sholat ied di sana.
Lebaran tahun ini memang beda dari sebelumnya, klo lebaran tahun 2006 keluarga ku sholat ied di mesjid dekat rumah, entah kenapa tahun ini seluruh anggota keluarga kepengen sholat ied di mesjid Agung An Nur. Karena jauh dari rumah kmi pergi sedikit lebih awal, pake 3 motor, aku, adik ku, abang ku, kakak ku dan juga kedua orang tau ku pagi-pagi bergegas pergi ke mesjid An nur tersebut.
Belum sampai di mesjid, baru di sekitar simpang jalan nangka, hujan lebat mengguyur kami. Terpaksalah kami berteduh di halte dekat depan kantor walikota pekanbaru, berdesak-desakan dengan orang lain yang juga berteduh. Huuuuuhhhh..hujan kapan berhenti yahhhhhh??? runtuk ku dalam hati, jangan sampai setelah sholat ied selesai di mesjid Agung An nur hujan baru reda... :(
satu hal yang mengesal kan...saat menunggu hujan reda ada pengemis yang malah minta2 di halte tersebut, rela banget hujan2 jalan2 dari halteseberang ke halte kami. padahal klo dilihat fisik pengemis tersebut cukup kuat,kok ada yahh orang yang minta dikasihani sedemikian rupa jadi ingat berita di tv kemarin pas puasa bahwa saat orang depsos merazia gelandangan dan pengemis, malah ada pengemis yang nyogok petugas 200 rb supaya dia tidak di tertipkan....parahhhh......berarti penghasilan mereka melebihi itu dong......wadduhh hati ku merutuk pagi2... jadi merusak suasana lebaran aja klo gini... :(
setelah hujan lumayan reda kmi pun melanjutkan perjalanan ke mesjid agung,...abis arkir di rumah sakit yang bersebrangan dengan mesjid tersebut...tau-tau ada yang bilang..sholatnya dah mulai tuhhh...wahhh kmi telat dehhhhhh...payahhhh...
udah antrian panjang, macet..keluar dari parkiran pun susah...
aq dan keluargapun akhirnya gak jadi parkir balik lagi..truss niat pengen langsung aja ngumpul ke rumah nenek.
diperjalanan hujan bener2 reda. pas lewat mesjid raya...liat2 orng lom mulai sholat...wahhh kebetulan nihhh....
kmi pun belok kanan..parkir di STM muhammadiyah yang ada di belakang mesjid. truss sholat disana..
walaupun dapat tempat dekat kuburan..tapi gpp dehh yang penting niat untuk sholat ied tahun ini terlaksana...lagian memang keluarga ku tidak pernah sholat ied di Mesjid Raya....:D
Alhamdulillah ....selalu ada jalan untuk niat yang baik...:D:D:D
Selamat Idul Fitri 1428 H
Mohon Maaf lahir dan Bathin
Lebaran tahun ini memang beda dari sebelumnya, klo lebaran tahun 2006 keluarga ku sholat ied di mesjid dekat rumah, entah kenapa tahun ini seluruh anggota keluarga kepengen sholat ied di mesjid Agung An Nur. Karena jauh dari rumah kmi pergi sedikit lebih awal, pake 3 motor, aku, adik ku, abang ku, kakak ku dan juga kedua orang tau ku pagi-pagi bergegas pergi ke mesjid An nur tersebut.
Belum sampai di mesjid, baru di sekitar simpang jalan nangka, hujan lebat mengguyur kami. Terpaksalah kami berteduh di halte dekat depan kantor walikota pekanbaru, berdesak-desakan dengan orang lain yang juga berteduh. Huuuuuhhhh..hujan kapan berhenti yahhhhhh??? runtuk ku dalam hati, jangan sampai setelah sholat ied selesai di mesjid Agung An nur hujan baru reda... :(
satu hal yang mengesal kan...saat menunggu hujan reda ada pengemis yang malah minta2 di halte tersebut, rela banget hujan2 jalan2 dari halteseberang ke halte kami. padahal klo dilihat fisik pengemis tersebut cukup kuat,kok ada yahh orang yang minta dikasihani sedemikian rupa jadi ingat berita di tv kemarin pas puasa bahwa saat orang depsos merazia gelandangan dan pengemis, malah ada pengemis yang nyogok petugas 200 rb supaya dia tidak di tertipkan....parahhhh......berarti penghasilan mereka melebihi itu dong......wadduhh hati ku merutuk pagi2... jadi merusak suasana lebaran aja klo gini... :(
setelah hujan lumayan reda kmi pun melanjutkan perjalanan ke mesjid agung,...abis arkir di rumah sakit yang bersebrangan dengan mesjid tersebut...tau-tau ada yang bilang..sholatnya dah mulai tuhhh...wahhh kmi telat dehhhhhh...payahhhh...
udah antrian panjang, macet..keluar dari parkiran pun susah...
aq dan keluargapun akhirnya gak jadi parkir balik lagi..truss niat pengen langsung aja ngumpul ke rumah nenek.
diperjalanan hujan bener2 reda. pas lewat mesjid raya...liat2 orng lom mulai sholat...wahhh kebetulan nihhh....
kmi pun belok kanan..parkir di STM muhammadiyah yang ada di belakang mesjid. truss sholat disana..
walaupun dapat tempat dekat kuburan..tapi gpp dehh yang penting niat untuk sholat ied tahun ini terlaksana...lagian memang keluarga ku tidak pernah sholat ied di Mesjid Raya....:D
Alhamdulillah ....selalu ada jalan untuk niat yang baik...:D:D:D
Selamat Idul Fitri 1428 H
Mohon Maaf lahir dan Bathin
Kemarin malam buka bersama di rumah, hampir semua keluarga besar bajri datang.
aq seneng banget klo ada acara buka bersama ginian...
bukan apa-apa..makanan banyak, hehhehehhehehhe ampe bingung mo mkn apa duluan saking banyaknya...
hmm dodi ma rama datang.
Alhamdulillah suasana akrab kembali terlihat seperti buka-buka bersama sebelumnya...
hmmm...abis disini buka di rumah sapa yahhh????
aq seneng banget klo ada acara buka bersama ginian...
bukan apa-apa..makanan banyak, hehhehehhehehhe ampe bingung mo mkn apa duluan saking banyaknya...
hmm dodi ma rama datang.
Alhamdulillah suasana akrab kembali terlihat seperti buka-buka bersama sebelumnya...
hmmm...abis disini buka di rumah sapa yahhh????
Subscribe to:
Posts (Atom)




